Bimbingan Teknis bertema Kerja Cerdas Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)
CIMAHI - Ketua KPU Kota Cimahi, Anzhar Ishal Afryand dan Anggota KPU Kota Cimahi, La Media dan Yosi Sundansyah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis bertema “Kerja Cerdas Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)” yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/10).
Kegiatan ini dibuka oleh Anggota KPU Republik Indonesia, Betty Epsilon Idroos dan menghadirkan narasumber Arief Pribadi selaku AI & Enterprise Cloud Architect. Bimtek dipandu oleh moderator Andre Putra Hermawan, Kepala Bidang Pusdatin KPU RI.
Dalam pembukaannya, Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas penyelenggara Pemilu tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada perluasan wawasan tentang demokrasi yang inklusif dan partisipatif. Menurutnya, penerapan kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi alat bantu penting untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), membangun budaya kerja inovatif, serta mewujudkan tata kelola kelembagaan yang lebih transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi KPU RI, Mashur Sampurna Jaya, menjelaskan bahwa program peningkatan kapasitas akan difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan operator. Sejumlah webinar tematik juga akan digelar hingga akhir tahun 2025 dan diterapkan pada 2026, dengan menghadirkan narasumber berkompeten untuk memperkaya wawasan peserta.
Salah satu narasumber, Arief Pribadi (AI & Enterprise Cloud Architect), menekankan pentingnya kerja cerdas dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. AI, menurutnya, mampu membantu manusia mengelola informasi dalam jumlah besar secara cepat dan akurat. Melalui sistem seperti deep learning, AI dapat memproses data layaknya otak manusia, memberikan kemampuan prediktif dan analitik yang mampu meningkatkan produktivitas kerja. Pemanfaatan AI diharapkan dapat memperkuat kinerja penyelenggara Pemilu menuju sistem demokrasi yang adaptif dan berbasis teknologi.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan KPU, khususnya dalam menghadapi perkembangan pesat teknologi digital. Penerapan kecerdasan buatan diharapkan mampu mendukung efisiensi kerja, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan meningkatkan kualitas layanan data dan informasi kepemiluan.
Teknologi AI saat ini tidak hanya berperan sebagai inovasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan agar lebih adaptif dan produktif. (dsp)