Berita Terkini

719

Meningkatkan Partisipasi Pemilih Disabilitas dalam Pilkada Serentak 2024: Kolaborasi KPU Kota Cimahi dengan PPDI Kota Cimahi

kota-cimahi.kpu.go.id- Pilkada Serentak tahun 2024 tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepala daerah, tetapi juga sebuah panggung penting dalam memperkuat inklusi sosial dan politik bagi semua warga negara Indonesia. Di SLB N-A Citeureup, sebuah sekolah binaan khusus di Cimahi, upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas telah menjadi fokus utama. Dengan kerja sama antara KPU Kota Cimahi dan PPDI Kota Cimahi (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia), hari ini menjadi titik awal dalam memastikan bahwa suara mereka didengar dalam proses demokrasi.   Partisipasi pemilih disabilitas sering kali dihadapkan pada sejumlah tantangan yang perlu diatasi dengan cermat antara lain seperti akses terhadap informasi, karena disabilitas fisik atau sensorik bisa membatasi akses terhadap informasi mengenai proses pemilihan, calon kandidat, dan platform mereka.   Keterbatasan aksesibilitas fisik juga berpengaruh apabila infrastruktur yang tidak ramah terhadap disabilitas seperti fasilitas yang tidak memadai atau sulit dijangkau dapat menjadi hambatan serius. Pemahaman tentang proses pemilihan bagi beberapa pemilih disabilitas juga  memerlukan pendekatan khusus dalam menjelaskan proses pemilihan dan hak mereka sebagai pemilih.   Untuk menakomodir, mendengarkan masukan, dan menunaikan kewajiban memberikan edukasi inilah, maka pada 19 Juli 2024, KPU Kota Cimahi bersama dengan PPDI Kota Cimahi mengadakan kegiatan sosialisasi yang dirancang khusus untuk memastikan pemilih disabilitas siap dan termotivasi untuk berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2024.   Suhendar, Anggota PPDI Provinsi Jawa Barat narasumber acara yang juga merupakan penyandang disabilitas Netra, dengan cerdas dan gamblang memberikan pemahaman tentang pentingya partisipasi pemilih, bahkan dari pemilih penyandang disabilitas. Ia mengingatkan, mengajak  dan memotivasi para peserta sosialisasi untuk bersedia menggunakan hak pilihnya, dan jangan ragu untuk memberikan masukan dan menyampaikan harapan agar penyandang disabilitas tidak merasa tersisihkan, dan dapat menggunakan hak pilih tanpa terhambat kendala yang berarti. Dari penyampaian pendapat peserta sosialisasi, terungkap bahwa mereka semangat untuk berpartisipasi sebagai pemilih, meskipun pada praktek pelaksanaan masih sering ditemui fasilitas TPS yang belum ramah disabilitas.   Kerja sama antara KPU Kota Cimahi dan PPDI Kota Cimahi ini, diharapkan menjadi langkah konkret untuk memastikan bahwa pemilih disabilitas memiliki suara yang didengar dalam Pilkada Serentak 2024. Dengan terus memperkuat pendidikan politik dan aksesibilitas bagi semua, kita bisa membangun fondasi yang lebih kuat untuk demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.(*) (Humas/Wina Ed Devi)


Selengkapnya
542

Sebagai Upaya Membangun Partisipasi Aktif, KPU Kota Cimahi Gelar FGD PKPU 8 Tahun 2024

Cimahi, kota-cimahi.kpu.go.id - Pada tanggal 15 Juli tahun 2024, sebuah Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi menjadi sorotan utama bagi para pemangku kepentingan dalam dunia pemerintahan dan politik. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Cimahi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu.   FGD ini bertujuan utama untuk mendiskusikan berbagai permasalahan terkait dengan proses pencalonan pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, serta upaya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi. Dalam suasana yang penuh semangat, para peserta dari berbagai latar belakang memberikan pandangan dan masukan yang berharga untuk memperbaiki sistem pemilu dan pemilihan umum di daerah ini, khususnya tahap Pencalonan.   Narasumber Kompeten   FGD yang dihadiri oleh stakeholder, partai politik, dan organisasi kemasyarakatan di Kota Cimahi ini menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya. Nur Amaliah, Perencana Ahli Madya Bappelitbangda Pemerintah Kota Cimahi menjadi  narasumber pertama yang memaparkan materinya.  Nur memberikan wawasan mendalam mengenai perencanaan pembangunan daerah dan bagaimana proses ini berkaitan dengan Pencalonan Kepala Daerah Kota Cimahi. Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara rencana pembangunan daerah dengan visi dan misi yang akan diusung oleh Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi. Sinkronisasi ini sangat penting untuk mewujudkan pembangunan di Kota Cimahi yang berkelanjutan.   Pemaparan tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami partai politik, sebagai pihak yang berhak untuk mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota cimahi pada tahapan pencalonan nanti. Visi dan Misi Pasangan yang diusung harus sudah tertuang secara tertulis dalam berkas persyaratan pencalonan yang nanti akan diajukan ke KPU Kota Cimahi, dan Visi dan Misi tersebut harus sudah sinkron dengan RPJPD Kota Cimahi.   Bawaslu Kota Cimahi turut berkontribusi dalam acara dengan menugaskan Anggota Bawaslu Kota Cimahi Ahmad Hidayat untuk menjadi pemateri. Ahmad  menyampaikan peran krusial Bawaslu dalam memastikan keadilan dan keberlangsungan pemilu yang bersih. Mereka membahas tantangan dan inovasi dalam pengawasan pemilu serta strategi untuk mengatasi berbagai masalah yang mungkin muncul selama proses pemilihan.   Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Adie Saputro yang juga hadir sebagai pemateri,  membawa perspektif langsung dari terkait persiapan tahapan Pencalonan yang akan mulai dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang. Adie juga menguraikan per tahapan serta hal yang harus disiapkan oleh Partai Politik yang akan mengusung calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi nanti.   Konklusi FGD ini tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga sebagai tonggak penting dalam membangun kesadaran politik dan partisipasi aktif masyarakat dalam demokrasi khususnya dalam tahapan Pencalonan yang akan segera dimulai nanti. Dengan kerjasama antara Bappelitbangda, Bawaslu, dan KPU Kota Cimahi, diharapkan bahwa tahapan Pencalonan sistem pemilu dapat terus diperbaiki dan disempurnakan untuk menciptakan pemilihan yang lebih transparan, inklusif, dan akuntabel bagi semua pihak.   Sebagai hasil dari FGD ini, diharapkan adanya langkah konkret yang dapat diambil dalam kaitannya dengan proses Pencalonan Kepala Daerah Kota Cimahi untuk memperbaiki proses pemilihan umum, membangun kepercayaan masyarakat, serta memperkuat fondasi demokrasi di Kota Cimahi. (Humas/Wina)  


Selengkapnya
545

45 Orang Anggota PPS Pilkada Serentak 2024 di Kota Cimahi Resmi Dilantik

Cimahi, kota-cimahi.kpu.go.id – Bertempat di West Point Hotel, Bandung,  Ketua KPU Kota Cimahi Anzhar Ishal Afryand melantik 45 (empat puluh lima) Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) terpilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi  tahun 2024 dari 15 (lima belas) kelurahan di Kota Cimahi, Minggu (26/5/2024). Keempat puluh lima Anggota PPS terpilih tersebut merupakan orang-orang yang telah lulus dari serangkaian proses seleksi pembentukan Panitia Pemungutan Suara yang dimulai 2 Mei 2024 lalu.   Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Cimahi mengucapkan selamat kepada Anggota PPS yang baru saja dilantik . Anzhar berharap agar Anggota PPS untuk bisa menjaga soliditas dan integritas, dan loyalitas demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada di Kota Cimahi. Ia juga mengingatkan, bahwa badan adhoc merupakan bagian dari KPU, karena itu sistem kerja yang dilakukan harus sesuai dengan arahan dari KPU secara berjenjang, dan menekankan untuk tetap tegak lurus dan tidak mmembuat “gerakan tambahan” selain yang diarahkan oleh KPU.    Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Jawa Hari Nazarudin yang turut hadir memberikan sambutan dan dan membacakan arahan dari Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, menyatakan bahwa suksesnya Pemilihan membutuhkan dukungan soliditas dan loyalitas penyelenggara, termasuk badan adhoc. Untuk menjamin suksesnya pemilihan, Ia berharap kepada PPS agar bisa melaksanakan tahapan Pemilu di kelurahan dengan baik, lancar. Ia juga mengingatkan kepada anggota PPS untuk bisa menjaga integritas, profesionalitas, dan kemandirian untuk mewujudkan pemilihan   berkualitas di Kota Cimahi.   Penjabat Walikota Cimahi Dicky Saromi, dalam sambutannya menyatakan harapan agar penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun  2024 akan lebih baik, dengan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaran Pemilu 2024 lalu. Dengan adanya evaluasi. Ia berharap kekurangan-kekurangan  dari penyelenggaraan Pemilu tidak akan terulang pada pelaksanaan Pemilihan kepala daerah namti. Ia mengingatkan kepada seluruh PPS yang sudah dilantik untuk terus berpegang pada integritas, loyalitas, dan profesionalitas.   Acara pelantikan ini, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Cimahi, Jajaran Komisioner dan Sekretariat Kota Cimahi, Camat dan Lurah se Kota Cimahi, Babinkamtibmas, dan PPK beserta Sekretariat PPK se Kota Cimahi. (*)   (HumasDevi/EdWina)


Selengkapnya
509

KPU Kota Cimahi Baru Terima Bilik Suara Pemilu 2024, Penjagaan Gudang DIperketat

CIMAHI, iNews.id - Logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mulai tiba di Kota Cimahi, Jawa Barat. Pada pengiriman tahap pertama, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, baru menerima bilik suara sebanyak 6.240 buah. "Kita sudah menerima bilik suara yang jumlahnya 6.240 buah. Sekarang sudah tersimpan di gudang logistik," kata Sekretaris KPU Kota Cimahi, Charlyasi M Siadari saat dihubungi, Minggu (29/10/2023).  Dia mengatakan, KPU Kota Cimahi sudah melakukan penyortiran terhadap bilik suara yang sudah diterima. Hasilnya, semuanya sudah sesuai dengan spesifikasi dan tidak ditemukan kerusakan. Selain itu, kata Charlyasi, jumlah yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan TPS yang ada di Kota Cimahi. Total jumlah TPS di Kota Cimahi mencapai 1.560 titik yang tersebar di tiga kecamatan dan 15 kelurahan. "Kalau untuk bilik suara yang jumlahnya sudah sesuai, tidak ada kerusakan karena kita sudah sortir. TPS kita kan 1.560, nah sesuai dengan jumlah bilik suara yang diterima, sudah sesuai tepat jumlah," ujar dia. Sementara untuk sisa logistik kebutuhan Pemilu 2024 seperti kotak suara, tinta, surat suara dan sebagainya akan dikirimkan secara bertahap. Informasi pengiriman logistik itu, kata Charlyasi, bisa diketahui lewat sistem. Namun dirinya memastikan semua kebutuhan logistik untuk pesta demokrasi lima tahunan tersebut akan diterima sebelum  hari pencoblosan tiba pada 14 Februari 2024. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan KPU RI dan KPU Provinsi Jawa Barat.  Tapi kita pastikan sebelum hari H logistik sudah ada di Kota Cimahi," ucap dia. Charlyasi mengatakan, untuk keamanan di gudang logistik pihaknya sudah bekerja sama dengan aparat kepolisian. Gudang tersebut akan dilakukan penjagaan selama 24 jam.  "Untuk penjagaan gudang KPU pihak Polres berjaga selama 24 jam menjaga gudang itu. Kita juga siapkan petugas secara bergantian," ujar dia. Charlyasi melanjutkan, untuk pendistribusian ke wilayah nantinya akan mengikuti sesuai jadwal yang sudah ditetapkan KPU. Logistik tersebut nantinya akan dikirimkan secara berjenjan ke PPK, kemudian ke setiap PPS dan TPS.  


Selengkapnya
676

KPU Goes To School: Upaya untuk Menarik Partisipasi Gen Z pada Pemilu Tahun 2024

Cimahi, kota-cimahi.kpu.go.id – Pada Bulan Ramadhan ini, KPU Kota Cimahi melaksanakan Safari Ramadhan dengan menyelenggarakan program KPU Goes to School. Program ini merupakan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang ditujukan kepada pemilih pemula dan pemilih muda. Dengan sasaran pemilih pemula dan muda ini, KPU Kota Cimahi membidik siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang sudah dan/atau berusia 17 tahun pada 14 Februari 2024 mendatang.  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Cimahi, merupakan sekolah pertama di Kota Cimahi yang menjadi sasaran sosialisasi program ini. Dengan bertempat di Ruang Media SMK Negeri 1 Cimahi, perwakilan siswa siswi SMK Negeri 1 Cimahi yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu Tahun 2024 dikumpulkan, dan diberi pengarahan tentang kepemiluan oleh Anggota KPU Kota Cimahi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Cimahi H. Abidin. Penyampaian Sosialisasi yang disampaikan secara interaktif ini disambut dengan antusias oleh para siswa. Mereka menjawab dengan semangat semua pertanyaan kepemiluan yang dilontarkan oleh pemateri. Keingintahuan tentang pelaksanaan Pemilu tampak dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan, bahkan saat acara telah selesai dilaksanakan.  Dibidiknya siswa-siswi di sekolah menengah sebagai sasaran sosialisasi dan pendidikan pemilih ini, merupakan upaya KPU untuk meraih dan meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024. Hal ini diungkapkan oleh Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat KPU Kota Cimahi Wina Winiarti, yang bertindak sebagai moderator pada kegiatan tersebut. “KPU Goes to School ini penting, untuk dapat menarik partisipasi dari Gen “Z” yang secara demografi merupakan mayoritas pemilih untuk Pemilu Tahun 2024”, imbuhnya.  Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Cimahi Erwin, yang turut hadir, meminta kepada seluruh siswa yang mengikuti sosialisasi, untuk menyerap informasi dengan sebaik-baiknya, dan kemudian meneruskan informasi yang diperoleh kepada teman-teman yang tidak hadir dan keluarga, atau siapapun yang terjangkau, sehingga semuanya menjadi mengetahui dan paham tentang materi kepemiluan yang telah disampaikan.(*)  (HumasDevi/EdWina)  


Selengkapnya
646

Ketua KPU Kota Cimahi Lantik 1.560 Orang Petugas Pantarlih Pemilu 2024

Cimahi, kota-cimahi.kpu.go.id – Bertempat di Aula Gedung B, Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Ketua KPU Kota Cimahi Mohamad Irman melantik 1.560 (seribu lima ratus enam puluh) orang petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) terpilih untuk Pemilihan tahun 2024 di Kota Cimahi, Minggu (12-2-2023). Ribuan petugas Pantarlih terpilih tersebut merupakan orang-orang yang telah lulus dari seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai Pantarlih pada 11 Februari 2023.  Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Cimahi berkesempatan menyampaikan sambutan dari Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari pada giat Apel Siaga Pantarlih, yang pada intinya menyatakan bahwa tahapan pemutakhiran data pemilih merupakan tahapan yang krusial dan sangat strategis bagi penyelenggaraan Pemilihan Umum. Oleh karena itu perlu adanya kesiapan Pantarlih dalam melaksanakan tugas. Sementara itu, PJ Walikota Dikdik S. Nugrahawan yang turut memberikan sambutan, berpesan kepada Petugas Pantarlih yang baru saja dilantik agar bisa melakukan tugas dengan baik, karena ketepatan pemutakhiran data yang diperoleh akan mempengaruhi tingkat kepercayaan terhadap pekerjaan lainnya. Selain itu, Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi akan terus mendukung pelaksanaan tugas KPU. Untuk diketahui, masa kerja Pantarlih dimulai dari tanggal 12 Februari sampai dengan 11 April 2023. Pada rentang waktu tersebut, dari tanggal 12 Februari sampai dengan 14 Maret 2023 Pantarlih harus melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) dari rumah ke rumah untuk melakukan pemutakhiran data pemilih. Pemutakhiran data pemilih ditujukan untuk memperoleh data yang valid dan terbarukan, agar tahapan penyusunan data pemilih pada Pemilu Tahun 2024 menghasilkan data yang berkualitas. (*)  (HumasDevi/EdWina)  


Selengkapnya